| |
|
|
|
|
|
|
|

| Sahabat Terbaru |
Zulkifli bin Ibrahim
mindzouls@gmail.com
|
| Pesan Terbaru |
wahyudin irpan
m.irpan69@gmail.com
|
| File Download Terbaru |
|
|
- User Online : 743
- User Terdaftar : 2615

 Klik Di sini untuk bergabung dengan millis Ikhwanmuslim
|
|
| |
Diposting oleh admin, Minggu, 27 Jul 2008 10:00:49, di Kategori: Hikmah
kisah orang-orang shalih ketika ajal menjemput mereka
Penulis : Ibrahim bin 'Abdullah al-H'zimy
Berikut ini beberapa kisah orang-orang shalih ketika ajal menjemput mereka 1. Abu Sufyan bin al-H'rits Beliau adalah anak paman Nabi SAW., (sepupu beliau SAW.,). Tatkala ajal menjemputnya, dia berkata kepada keluarganya, 'Janganlah kalian menangisiku sebab aku tidak pernah sekalipun menyentuh dosa semenjak masuk Islam.'
2. 'Umar bin Abi Rabi'ah Tatkala ajal menjemputnya, saudaranya, al-H'rits menangis, lalu dia berkata kepada saudaranya tersebut, 'Wahai saudaraku, jika yang kau permasalahkan terhadap diriku adalah untaian sya'ir yang pernah kau dengar dari ucapanku berbunyi, Aku katakan kepadanya (wanita) dan dia berkata kepadaku, Semua budakku adalah bebas Sungguh! Aku tidak pernah menyingkap sekalipun jua sesuatu yang haram.' Maka berkatalah al-H'rits, 'Segala puji bagi Allah, Engkau telah membuat hatiku tenang.''
3. Abu Y'suf Bisyr al-Wal'd berkata, 'Aku pernah mendengar Abu Yusuf berkata pada saat sakit yang membawa ajalnya, 'Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa aku tidak pernah sekalipun menyentuh farji (melakukan hubungan badan) secara haram saat aku menyadarinya. Dan aku juga tidak pernah sekalipun memakai satu dirham dari yang haram saat aku menyadarinya.'
4. Abu Bakar bin 'Ayyasy Ibrahim bin Abu Bakar 'Ayyasy berkata, 'Ketika menjelang ajal, aku menyaksikan ayahandaku, lalu aku menangis karenanya. Maka dia berkata kepadaku, 'Nak, Ayahandamu ini tidak pernah sekalipun melakukan perbuatan keji.' '
5. Hafsh bin Ghayy'ts 'Umar bin Hafsh bin Ghayy'ts berkata, 'Tatkala ajal menjemput ayahandaku, dia sempat pingsan, lalu aku menangis di samping kepalanya. Maka, dia berkata kepadaku saat tersadar, 'Kenapa gerangan kamu menangis?.' Aku menjawab, 'Karena akan berpisah denganmu.' Dan tatkala aku masuk pada pembicaraan seputar qadla (kematian), dia berkata, 'Janganlah kamu menangis, sesungguhnya aku tidak pernah sekalipun menggunakan celanaku ini untuk sesuatu yang haram. Dan tidak pernah pula ada dua orang yang bersengketa di hadapanku duduk, lalu aku telanjangi (permalukan) salah seorang dari mereka yang terkena vonis.'
6. al-Haytsam bin Jamil Sufyan bin Ahmad al-Mash'shy berkata, 'Tatkala sedang sekarat, aku menyaksikan al-Haytsam bin Jamil telah diarahkan ke kiblat dan budak wanitanya menutupi kedua kakinya, lalu dia sempat berkata, 'Tutuplah keduanya, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui bahwa keduanya tidak pernah sekalipun berjalan untuk hal-hal yang haram.'
(SUMBER: al-Maw'id:Jann't an-Na''m karya Ibrahim bin 'Abdullah al-H'zimy, hal.82)
Kisah Hikmah Lainnya
|
|
|
| |
|
|
|
| |
|
|
|
| |
|
|
|
| |
|
|
|
| |
|
|
|
|