"Sesungguhnya tiap mukmin itu bersaudara" ( Qs. Al-Hujjarat 11) - Sambung Silaturahmi, pererat ukhuwah...
 
     
   
 
Bergabung Dan Bersilaturahiim Dengan Sahabat Muslim Lainnya Di Ruang Ta'aruf


 
 
   
 




Sahabat Terbaru
Zulkifli bin Ibrahim
mindzouls@gmail.com

Pesan Terbaru
wahyudin irpan
m.irpan69@gmail.com

File Download Terbaru
  • Ebook : Mengenal Lebih Dekat Mengenai Nabi dan Rosul
  • Audio : Tata Cara Berwudlu bag-2
  • Audio : Tata Cara Berwudlu bag-1
  • Koleksi Gambar dan Wallpaper Islami
  • Detik-detik menjelang wafatnya Rasulullah
  • Audio Kajian - Dahsyatnya Api Neraka-2
  • Audio Kajian - Dahsyatnya Api Neraka-1
  • Adab Bagi Penuntut Ilmu
  • Terjemah Al-Ushuluts Tsalatsah
  • Buku Ilmu Tajwid


    • User Online : 743
    • User Terdaftar : 2615




    Jika web komunitas ikhwanmuslim mengadakan temu silaturahmi secara offline, apakah tertarik ?

    Sangat Tertarik, dan Insya Allah Hadir
    Tertarik
    Ikut Mendukung
    Saat ini Tidak tertarik, dan tidak bisa hadir

       Lihat Hasil



    Click here to join ikhwanmuslim
    Klik Di sini untuk bergabung dengan millis Ikhwanmuslim

     
     
    Diposting oleh admin, Minggu, 27 Jul 2008 09:59:02, di Kategori: Hikmah
    Kisah Tiga Orang dalam Gua
    Penulis : -



    DariNafi' diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullahbersabda: "Ada Tiga orang dari umat sebelum kalian yang sedangmengadakan perjalanan.

    Tiba-tiba mereka ditimpa oleh hujan,maka mereka berteduh di dalam sebuah goa (Tanpa disangka), gua tersebutmenyekap mereka, (karena pintunya tertutup oleh sebuah batu besar).

    Makaada sebagian dari mereka yang berkata kepada yang lain: 'Demi Allah,tidak akan ada yang dapat menyelamatkan kalian kecuali sifat jujur(keikhlasan), oleh karenanya saya harap masing-masing kalian berdoa(kepada Allah) dengan perantara (washilah) suatu amal yang dia yakindikerjakan dengan penuh kejujuran (keikhlasan).

    Seorang darimereka berdoa: 'Ya, Allah, Engkau tahu bahwa dulu aku punya seorangpekerja yang bekerja padaku dengan imbalan 3 gantang padi. Tapi,tiba-tiba dia pergi dan tidak mengambil upahnya. Kemudian aku ambilpadi tersebut lalu aku tanam dan dari hasilnya aku belikan seekor sapi.Kemudian sapi itu beranak-pinak hingga banyak. Suatu saat, dia datangkepadaku untuk menagih upahnya.

    Aku katakan padanya, 'Pergilahke sapi-sapi itu dan bawalah dia.' Dia balik berkata, 'Upahku yang adapadamu hanyalah 3 gantang padi.' Maka aku jawab, 'Ambillah sapi-sapiitu, sebab sapi-sapi itu hasil dari padi yang tiga gantang dulu'.Akhirnya dia ambil juga.

    (Ya Allah), Jika Engkau tahu bahwaapa yang aku perbuat itu hanya karena aku takut kepada-Mu, makakeluarkanlah kami (dari gua ini).' Tiba-tiba batu besar (yang menutupigua) itu bergeser.

    Seorang lagi berdoa: 'Ya Allah, Engkau tahubahwa aku mempunyai bapak-ibu yang sudah tua. Setiap malam akumembawakan untuk keduanya susu dari kambingku. Suatu malam aku datangterlambat pada mereka.

    Aku datang saat mereka telah tidurlelap. Saat itu isteri dan anak-anakku berteriak kelaparan. Biasanyaaku tidak memberi minum buat mereka sehingga kedua orangtuaku terlebihdahulu minum. Aku enggan membangunkan mereka, aku juga engganmeninggalkan mereka sementara mereka butuh minum susu tersebut. Makaaku tunggu mereka (bangun) sampai fajar menyingsing.

    (YaAllah), Jika Engkau tahu bahwa hal tersebut aku kerjakan hanya karenatakut pada-Mu, maka keluarkanlah kami (dari gua ini)'. Tiba-tiba batubesar itu bergeser lagi.

    Yang lain lagi juga berdoa. 'Ya,Allah, Engkau tahu aku mempunyai seorang saudari sepupu (puteri paman),dia adalah wanita yang paling aku cintai. Aku selalu menggoda danmembujuknya (berbuat dosa) tapi dia menolak. Hingga akhirnya akumemberinya (pinjaman) 100 dinar. (Jelasnya), dia memohon uang pinjamandariku (karena dia sangat membutuhkan dan terpaksa), maka (aku jadikanhal itu sebagai hilah untuk mendapatkan kehormatannya).

    Makaaku datang kepadanya membawa uang tersebut lalu aku berikan kepadanya,akhirnya dia pun memberiku kesempatan untuk menjamah dirinya. Ketikaaku sudah duduk di antara kedua kakinya, dia berkata 'Bertakwalahengkau kepada Allah, janganlah engkau merusak cincin kecuali denganhaknya'.

    Maka dengan segera aku berdiri dan keluarmeninggalkan uang 100 dinar itu (untuknya). Ya Allah, Jika Engkau tahubahwa apa yang aku kerjakan ini hanya karena aku takut kepada-Mu, makakeluarkanlah kami (dari gua ini)'. Tiba-tiba bergeserlah batu itusekali lagi. dan Allah pun mengeluarkan mereka (dari sekapan-Nya)."(HR. Al-Bukhari dan Muslim)





    Kisah Hikmah Lainnya
      Arsip Kisah
       
         
         
           
           
           
    Home | Kontak | Profil | Kirim Pesan | Sitemap | pembuat website | Toko Muslim| Blog Ihsan Firdaus